ika beberapa tahun lalu kita membutuhkan JavaScript atau manipulasi div dengan properti float — dan tentu saja clear — untuk membuat multikolom, kini dengan CSS3 kita bisa membuatnya hanya dengan beberapa baris kode saja. Sangat praktis! Webdesainer manapun pasti senang dengan hal ini.
Ketika akan menggunakan multikolom, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah perilaku user saat membaca konten. User membaca konten web dari atas ke bawah — dengan menggulung layar — hingga selesai. Jika artikel multikolom tersebut cukup panjang/tinggi, user harus menggulung layar untuk membaca satu kolom, kemudian menggulung ke atas lagi untuk menyelesaikan kolom kedua, dan ketiga, sepertinya lebih melelahkan dan tidak menyenangkan.
Untuk lebih jelasnya dapat melihat gambar di bawah ini:
Contoh 1 (kiri). dapat dilihat bahwa user harus menggulung layar untuk membaca kolom pertama, kemudian kembali menggulung ke atas untuk melanjutkan kolom kedua.
Contoh 2 (kanan). Penataan konten yang baik memungkinkan user untuk membaca tiga kolom pertama tanpa perlu bolak-balik menggulung layar. Saya pikir contoh ini lebih baik daripada yang pertama.

Permasalahan kedua, tidak semua browser mendukung multikolom. Pada contoh 1, paragraf tampak baik-baik saja. Tetapi saat dilihat menggunakan browser yang tidak mendukung CSS multikolom, paragraf ditampilkan dalam bentuk satu kolom. Bayangkan jika kita menggunakan layout selebar 960px! paragraf yang terlalu lebar kurang nyaman untuk dibaca.
Penggunaan multikolom dapat sangat bermanfaat. Contohnya membagi paragraf dengan measure yang tepat pada layout yang lebar. Tetapi perlu diingat, penggunaan multikolom yang tidak tepat dapat berdampak negatif pada usabilitas. Contoh di atas terkait dengan ukuran layar dan kompatibilitas browser.