Pernahkan kita menghitung berapa waktu yang kita perlukan untuk membaca artikel sebuah blog? Sebuah pertanyaan yang tidak penting, tetapi secara tidak sadar mungkin kita telah mengalokasikan “sejumlah waktu” untuk membaca sebuah blog pada saat blogwalking. Entah itu 5 menit, 10 menit, atau bisa juga 15 menit.
Seseorang mungkin memiliki kecenderungan untuk membaca artikel blog dengan cepat. Fast reading tidak menjadi masalah jika artikel yang ada hanya 3 paragraf dan tak lebih dari 200 kata, cukup untuk dibaca dalam waktu kurang dari lima menit. Tetapi bagaimana dengan artikel yang panjangnya hingga 10 paragraf?
Secara logika sederhana, jika kita memerlukan 3 menit untuk membaca artikel sepanjang 3 paragraf berarti kita memerlukan 9,9 menit untuk membaca 10 paragraf. Yang menjadi masalah adalah ketika secara tidak sadar kita selalu membaca sebuah blog selama ±5 menit, maka kita akan membaca sebuah artikel selama ±5 menit tidak peduli sepanjang apapun artikel tersebut. ;)
Hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi narablog untuk mendesain artikel-artikelnya. Narablog harus memikirkan bagaimana membuat artikel yang efektif dan efisien, menggunakan tata bahasa yang bagus, & tidak bertele-tele sehingga dapat dicerna dengan baik dalam waktu lima menit atau bahkan kurang.